Wanita dengan nada penuh dengan kebencian ini dengan lantang mengatakan Ahok hanya punya 2 pilihan yaitu Ahok dipenjara atau Ahok harus Mati. Sebelum mengatakan hal tersebut wanita berhijab ini juga mengatakan, Bunuh Ahok Bunuh Ahok dengan suara yang lantang.
Sebelumnya dalam video ketua FPI juga menyanyikan yel-yel bunuh Ahok di depan publik. Negara ini makin lama sudah di penuhi dengan keresahan publik oleh pihak-pihak yang menganggap agamanya agung, sehingga lupa bahwa ini negara Pancasila dan Negara Hukum.
Setelah semakin banyak bukti-bukti, mulai dari pria bersorban yang menyatakan akan memberikan uang 1 miliar kepada orang yang berhasil membawa kepala Ahok, melihat Habib Rizieq yang secara konsisten menyampaikan pidato-pidato kebencian, bahkan mengajak para pengikutnya menyanyikan yel-yel bunuh Ahok di depan publik.
Negara tidak boleh diam, selama dibiarkan maka bibit-bibit kebencian yang baru akan muncul. Negara ini bukan negara Khilafah, negara ini jelas dibagun atas kebersamaan, kebhinekaan, tidak ada yang terutama, dan tidak ada yang tidak terutama, semua sama di depan hukum dan para provokator yang mengancam keberagaman harus diberantas.
Habib Rizieq bukanlah tokoh Agama dalam konteks ini Habib Rizieq tidak lebih dari provokator, antitesis negara. Seseorang yang menyanyikan sebuah seruan pembunuhan, menganggapnya sebagai komoditas haknya. Padahal negara ini menganut hukum, hak hidup semua warga dijamin oleh Negara. Habib Rizieq adalah bibit penghancur Negara Indonesia.
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.